Articles

Print


Baristand Industri Surabaya telah berhasil membangun Laboratorium EMC yang terbesar di Indonesia. Laboratorium EMC Baristand masih dalam proses melengkapi alat uji yang nantinya diharapkan dapat digunakan industry sesuai kebutuhannya. Berikut ini akan dijelaskan pengetahuan dasar tentang EMC.


EMC dibutuhkan karena kita semakin tergantung pada perangkat elektronik Antara lain komunikasi, pemroses data, hiburan, control kendaraan, dan control lalu lintas darat, laut dan udara.

Sebelum ke istilah EMC kita harus mengetahui tentang EMF (Electromagnetic Field) atau Medan elektromagnetis. EMF  ada dialam dan dan khususnya pada area – area yang memiliki sumber – sumber yang menggunakan listrik sebagai energy. Medan Elektromagenetis adalah Medan gaya yang diakibatkan oleh adanya muatan listrik bergerak , dan setara dengan medan listrik dan  medan magnet pada sudut dan arah propogasi yang sesuai. Medan elektromagnetik terdiri dari medan elektrik (Electric Field/EF) dan medan magnetik (Magnetic Field/MF).

EMC (Electromagnetic Compatibility) adalah Kesesuaian dengan medan elektromagnetik di lingkungannya. Definisi EMC : Kemampuan peralatan, perangkat atau sistem berfungsi secara baik dalam lingkungan medan elektromagnetik tanpa menunjukan adanya gangguan-gangguan yang menyebabkan berkurangnya kinerja peralatan, perangkat ataupun sistem tersebut. Hal ini berarti bahwa perangkat tidak boleh mengganggu perangkat lain atau pengguna spectrum elektromagnetis dan perangkat tidak boleh rentan terhadap tingkat energy elektromagnetis lingkungan saat ini. EMC terdiri dari : EMI (Electromagnetic Interference) dan EMS (Electromagnetic Susseptibility).

EMI (Electromagnetic Interference) Interferensi Elektromagnetik adalah emisi listrik atau magnet dari suatu perangkat atau sistem yang mengganggu kerja  perangkat atau sistem lain secara normal. Efek EMI terhadap produk elektronika : Interferensi konduksi (Conducted Interference ) masuk dan keluar perangkat (devices) melalui kabel dan sistem perkabelan. Interferensi radiasi (Radiated Interference) masuk dan keluar perangkat (devices) melalui media udara ke sistem perkabelan yang ada dan langsung menembus perangkat.

EMS (Electromagnetic Susseptibility) ElectroMagnetic Susceptibility/Immunity adalah kemampuan perangkat dan/atau sistem untuk tetap bekerja dengan baik terhadap gangguan medan elektromagnetik dari sumber – sumber medan elektromagnetik di sekitarnya (lingkungan). Efek EMS terhadap produk elektronika: masuk dan keluar perangkat (devices) melalui media udara ke sistem perkabelan yang ada dan langsung menembus perangkat.

Standar Emisi RF

(Standar CISPR). CISPR: Comite International Special des Perturbations Radioelectriques (International Special Committee on Radio Interference)

a) CISPR 11: Industrial, scientific and measuring equipment (ISM)

b) CISPR 13: TV and radio broadcast receivers and associated equipment

c) CISPR 14: Household equipment and handheld tools

d) CISPR 15: Luminaries and lighting equipment

e) CISPR 22: Information technology equipment (ITE)

(Standar EN)

a) EN 50081-1 (EN 61000-6-3) : Generic emission standard for residential and light-industrial areas

b) EN 50081-2 (EN 61000-6-4) : Generic emission standard for industrial areas

c) EN 55011 = CISPR 11

d) EN 55013 = CISPR 13

e) EN 55014 = CISPR 14

f) EN 55015 = CISPR 15

g) EN 55022 = CISPR 22

h) EN 61800-3: Power-drive systems

Standar dasar RF Immunity

a) IEC 61000-4-3 = EN 61000-4-3:

Electromagnetic compatibility (EMC) Part 4: Testing and measurement techniques - Section 3: Radiated, radio- frequency, electromagnetic field immunity test

b) IEC 61000-4-6 = EN 61000-4-6:

Electromagnetic compatibility (EMC) - Part 4: Testing and measurement techniques - Section 6: Immunity to conducted disturbances, induced by radio-frequency fields

Standar yang harus dipenuhi untuk RF Immunity

a) EN 50082-1 (EN 61000-6-1): Generic immunity standard for residential and light-industrial areas

b) EN 50082-2 (EN 61000-6-2): Generic immunity standard for industrial areas

c) EN 55014-2: Household equipment and handheld tools

d) EN 55024 : Information technology equipment (ITE)

e) EN 61800-3: Power-drive systems

Pengujian Emisi RF

1. Transmisi Sinyal

2. Prinsip Pengukuran

3. Conducted Emission

4. Radiated Emission

Problema/masalah pada pengukuran Emisi RF

1. Huge bandwidth: Pemilihan metode pengukuran yang tepat,

2. High amplitude range: sinyal low-power dan high-power

3. Sensible measurements: Penentuan set-up pengukuran dan peralatan yang baik,

4. Low reproducibility: Mutu pendokumentasian yang baik.

RF Immunity Testing

1. Prinsip Pengukuran

2. Transmisi Sinyal

3. Conducted Immunity

4. Radiated Immunity

Problem dalam pengukuran RF Immunity

1. De-modulasi sinyal RF pada Rangkaian- LCR (oscillating circuits)

2. Bit-errors  pada rangkaian digital

3. Kesalahan pembacaan dari aktif dan pasif sensor

4. Interferensi Radisai dari sumber medan yang diinginkan (TV, radio, etc.)

sumber : 1. The Basic of EMC (john Dearing) 2. Basic EMC (Dr. R. Harry Arijadi, M.Sc)


 


| + - | RTL - LTR